Guest Book

Recent Post

Welcome To Ghulam Blogerz Hopefully This Blog Useful and What You See On This Blog Search

Kamis, 16 Desember 2010

Kisah Pohon Apel Dan Seorang anak laki2

Kamis, 16 Desember 2010 |

o
Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.
Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. “Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu. “Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu. “Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.” Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.
” Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.
Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. “Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel. “Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu. “Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” “Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.
Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. “Ayo bermain-main lagi deganku,” kata pohon apel. “Aku sedih,” kata anak lelaki itu. “Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?” “Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah .” Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.
Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian, “Maaf anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.” “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu,” jawab anak lelaki itu. “Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohon apel. “Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu. “Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata. “Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki. “Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu. “ “Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.” Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.
Jadi….
Cintailah orangtua kita, hargailah mereka, buatlah mereka selalu bahagia, sampaikan pada orangtua kamu sekarang juga kalau kamu sayang padanya, kamu cinta padanya, kamu berterimakasih atas segala yang telah diberikannya, jangan tunggu dan menyesal karena saat-saat untuk mengatakan semua itu telah hilang…

 



maspeypah
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • TwitThis

Related Posts



0 komentar:

Posting Komentar

Tutorial Blog

Panduan Membuat Blog di Blogspot

Cara Setting Blog Di blogger

Cara Mengganti Template di blogspot

Cara Post Artikel

cara membuat Cursor Bertabur Bintang

Membuat Pesan Selamat Datang Di blog

Membuat Pesan Selamat Datang Di Blog versi 2

Membuat Marquee ( Text Berjalan )

Membuat Marquee ( Text Berjalan ) versi 2

Memasang Icon Blog ( Favicon )

Membuat Buku Tamu Tersembunyi

Cara Membuat Daftar isi Blog

Memasang Widget I Love Indonesia

Cara membuat Banner di blog

cara pasang Bck top di blog

Cara pasang face book like button

cara memblokir/menghapus fungsi klik kanan di blog

Cara membuat widget flash message di blog

Cara Memasang Gadget Hamster di blog

Cara Membuat Jam di Blog

Cara Memasang Counter Di Blog

Cara Membuat Teks berkelip-kelip di blog

Membuat Back To Top Dengan Smoothscroll jQuery

Cara Membuat Tulisan berjalan secara bergantian di addres bar blog

Membuat Judul bergerak di addres bar blog

Cara membuat tulisan berjalan pada taskbar blog

Cara Membuat Tulisan berjalan dan ditarik kembali di addres bar blog

Cara Membuat Widget SMS Gratis di Blog

Script Unik untuk Menyambut Pengunjung di blog

Cara Membuat Text Mengelilingi cursor di blog

Cara Membuat Text Mengikuti cursor di blog

Tips Membuat gambar Berjatuhan (falling snow effect)

Menghilangkan Judul Blog Di Header

Membuat Link Read More Beserta Judul Postingnya

Memasang Widget Follow Tersembunyi

Membuat Gambar Bergerak Di Pojok Halaman Blog

Cara Membuat Tittle Bar Effect

Teks Roller

Cara Buat aquarium sendiri di blog

Script Unik untuk Menyambut Pengunjung di blog 2

Buat Judul Blog Keren

Cara Menghilangkan Link Berlangganan Entri Atom di Blog

Buat Tulisan Animasi sendiri

Membuat Link Tanpa Harus Di Klik Langsung Terbuka

Generator Tulisan

Generator Baner

Cara Memodifikasi Tulisan Pesan Di Cbox

Cara Mendapatkan Domain .com/.net/.org Gratis!

Cara Membuat Tombol Home, BackToTop, BackToDown, Reload

Membuat Kotak Pencari/search engine di My Blog

Cara Membuat Fungsi Scroll Pada Arsip Blog/Blog Archive Gadget

Cara Menghilangkan Border Image di Blog

Cara Membuat Shoutbox Versi Ajax

Membuka Link Di Windows Baru ( Popup Windows)

Panduan Pembuatan Read More (Lengkap)

Membuat Style Border (Bingkai Pada Blog)

Cara Menambahkan Tulisan Melayang

Arsip Blog

Label

 

Feed Burner

RSS Feed Berlangganan posting via RSS FEED

Atau berlangganan posting via email:


Pengikut

© Ghulam Ridho Design